Rektor UMT Desri Arwen menghadiri sekaligus mendukung Rakor Forum Rektor PTMA se-Indonesia di Tangerang Selatan; forum membahas penguatan kerja sama industri untuk mendukung ikhtiar baru PTMA di bidang ekonomi dan transformasi teknologi.
Global24jam, Tangerang Selatan| Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Assoc. Prof. Dr. Desri Arwen hadir pada Rapat Koordinasi Forum Rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia di Hotel Trembesi, Tangerang Selatan, dengan memfokuskan pembahasan pada penguatan kerja sama strategis dengan mitra industri untuk mendukung ikhtiar baru PTMA di bidang ekonomi.
Memasuki hari kedua, agenda berfokus pada penguatan kerja sama strategis dengan berbagai mitra industri dan lembaga. Rapat yang berlangsung dua hari ini diikuti oleh para rektor PTMA dari seluruh Indonesia.
Hadir pula Ketua Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Bambang Setiaji, M.Si.
Dalam sambutannya, Ketua Forum Rektor PTMA, Prof. Ma’mun Murod, menyampaikan bahwa rakor kali ini menjadi ikhtiar baru bagi PTMA, khususnya di bidang ekonomi.
“Kami mengembangkan kerja sama melalui investasi emas sebagai salah satu pilar. Selain itu, PTMA juga diharapkan bersatu dalam penguatan teknologi di masing-masing kampus,” ujarnya.
Agenda hari kedua turut menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya PT Hartadinata (industri emas), Huawei (teknologi digital), dan PT PSN (infrastruktur). Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat kemandirian dan inovasi PTMA ke depan.
Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Assoc. Prof. Dr. Desri Arwen, yang turut hadir dalam rakor tersebut, menegaskan dukungan penuh UMT terhadap seluruh program Forum Rektor PTMA.
“Termasuk ikhtiar baru di bidang ekonomi dalam penguatan kampus di tengah anomali perkembangan perguruan tinggi saat ini. UMT siap bersinergi untuk kemajuan bersama,” kata Desri Arwen.
Rakor ini menjadi momentum penting bagi PTMA untuk merumuskan langkah kolektif, tidak hanya dalam pendidikan tetapi juga dalam kemandirian ekonomi dan transformasi digital.***
Penulis/Editor: Zulfadhli Anwar
Kontributor: Aznil Fajri
