Foto (kiri ke kanan)_ William Song, Chief Technical Officer, MSIG Asia; Clemens Philippi, Chief Executive Officer, MSIG Asia; Olivier Michel, Founder & CEO, Ancileo; dan Adrian Hill, Chief Digital & Consumer Officer, MSIG Asia ( source: ist.)
GLOBAL24JAM, Jakarta|Peningkatan mobilitas masyarakat yang tumbuh pesat saat ini mendorong transformasi pada layanan asuransi perjalanan, yang semakin terintegrasi dengan platform digital. Melalui kemitraan regional antara MSIG Asia dan Ancileo, kini hadir untuk memberi solusi perlindungan perjalanan dengan pelayanan secara embedded (terintegrasi) langsung dalam proses pemesanan, baik melalui maskapai maupun platform online travel agent (OTA). Hal ini memungkinkan akses perlindungan yang lebih seamless (tanpa sambungan) bagi pengguna.
Industri asuransi dengan mengadopsi teknologi pelayanan digital B2B2C, menjadi pondasi perluasan dan simplifikasi klaim. Nah, Ancileo mendukung penggabungan booking plus asuransi untuk efisiensi, kustomisasi produk, dan pengalaman yang nyaman dan stabil bagi multi-pasar.
Selanjutnya, PT Asuransi MSIG Indonesia (MSIG Indonesia) menegaskan komitmennya dalam menghadirkan solusi perlindungan perjalanan yang lebih relevan, mudah diakses, dan berbasis teknologi, seiring dengan langkah strategis MSIG Asia dalam menjalin kemitraan dengan Ancileo, sebagai perusahaan teknologi asuransi perjalanan yang berbasis di Singapura.
Inisiatif ini memperkuat kapabilitas MSIG Indonesia dalam menjawab kebutuhan perlindungan masyarakat yang semakin mobile dan dinamis. Lewat kemitraan dan kolaborasi ini, perlindungan menjadi lebih personal, gampang dipahami, dan accessible, klaim-nya pun lebih ringkas. Terintegrasi langsung juga dapat dilakukan booking via maskapai/OTA/platform, melindungi nasabah saat rencana trip.
Saat ini Ancileo menghubungkan MSIG ke platform travel, integrasi teknologinya bikin proses efisien dan konsisten. Bagi mitra perjalanan memperoleh layanan proteksi cepat, lepas dari kerumitan waktu proses yang lama.
Di Indonesia, integrasi ini semakin relevan karena perjalanan domestik lebih dominan dan unggul, pertumbuhan domestik dengan trend positif. Sementara perjalanan global dan internasional, sedikit memiliki hambatan dengan alasan keamanan penerbangan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah perjalanan wisatawan nusantara pada Februari 2026 mencapai sekitar 91,14 juta perjalanan, meningkat dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan bahwa aktivitas perjalanan di dalam negeri tetap kuat dan menjadi pendorong utama mobilitas masyarakat. MSIG melihat asuransi domestik menjadi esensial. Dengan inovasi selama 50 tahun terakhir alhasil memudahkan akses dan klaim nasabah.
Bernardus P. Wanandi, Wakil Presiden Direktur MSIG Indonesia, menyampaikan kepada media ini di Jakarta, “Perubahan pola perjalanan masyarakat Indonesia adalah cerminan dari gaya hidup yang semakin dinamis. Kebutuhan akan perlindungan perjalanan pun ikut berevolusi, kini tidak lagi hanya relevan untuk perjalanan internasional, tetapi juga semakin penting dalam perjalanan domestik sehari-hari. MSIG Indonesia berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra terpercaya yang menghadirkan solusi perlindungan yang mudah diakses, inovatif, dan memberikan ketenangan pikiran di setiap perjalanan,”ujar Bernardus P. Wanandi, Senin (4/5/2026) pagi.
Bagi MSIG Indonesia, meraih penghargaan Infobank 15 tahun berturut menjadi tanda kinerja yang solid. Kemitraannya secara regional juga dorong bisnis Asia Pasifik, memposisikan MSIG dipencarian digital di peringkat 60% distribusi B2B2C Asia.
Saat ini, sekitar 60% distribusi asuransi perjalanan MSIG di Asia berasal dari model kemitraan B2B2C, termasuk dengan maskapai dan platform perjalanan, disebabkan semakin meningkatnya peran embedded insurance dalam proses pemesanan perjalanan.
Ancileo Integrasikan Scoot dll. Sejak 2020.
Clemens Philippi, CEO MSIG Asia, menambahkan, “Langkah ini menjadi tonggak strategis dalam memperkuat posisi kepemimpinan MSIG di pasar asuransi umum Asia. Kami terus berinvestasi dalam inisiatif pertumbuhan berdampak tinggi untuk mempercepat kapabilitas digital kami, seiring dengan pertumbuhan perjalanan di kawasan ini. Bersama Ancileo, kami ingin menghadirkan pengalaman yang lebih relevan dan bernilai bagi nasabah serta mitra kami.”
Dalam kesempatan yang sama, Olivier Michel, Founder & CEO Ancileo, mengatakan, “Kami percaya kolaborasi ini bukan sekadar pengembangan bisnis, tetapi juga langkah untuk mendefinisikan ulang bagaimana asuransi perjalanan dapat memberikan nilai nyata bagi nasabah dan mitra di Asia,” pungkas Olivier Michel dalam konteks prospek cerah bisnis MSIG Indonesia dewasa ini.***
Penulis / Editor: Zulfadhli Anwar
Sumber: Rilis
