Rektor UMT Desri Arwen tekankan keteladanan dan adaptasi dakwah di era hoaks saat menjadi narasumber Daarul Arqam Madya Nasional 2026 di Ciputat.
Global24jam, Ciputat|Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) Assoc. Prof. Dr. Desri Arwen, M.Pd., tampil sebagai narasumber utama dalam Daarul Arqam Madya Nasional 2026 yang digelar oleh Pimpinan Cabang (PC) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Ciputat, Kamis, (7/5).
Acara yang berlangsung di Aula Fastabiqul Khairat IMM Ciputat ini diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai kampus di Ciputat dan sekitarnya.
Desri Arwen, alumni IMM Ciputat sekaligus jebolan Tafsir Hadist Fakultas Ushuluddin, IAIN Syarif Hidayatullah ini berbagi pengalaman perjuangan organisasinya di masa lalu, dimana di era post truth penuh ketidakpastian.
Ia menekankan bahwa IMM mengajarkan membuktikan keyakinan melalui karya nyata, bukan hanya wacana.
Diskusi yang bertajuk “Berdakwah di Tengah Badai Post-Truth” mengajak kader IMM beradaptasi cerdas menghadapi disrupsi media sosial.
Di era banjir hoaks, ia menekankan pentingnya meneladani sifat keteladanan Nabi seperti shiddiq (jujur) dan amanah (dapat dipercaya).
Dalam kegiatan organisasi extra kampus ini, ketua panitia melaporkan, peserta Daarul Arqam Madya Nasional 2026 berasal dari UIN Ciputat dan perguruan tinggi lain di Indonesia.
Kegiatan dua hari ini mencakup materi keislaman, keorganisasian, dan kebangsaan. PC IMM Ciputat berharap kadernya bersikap kritis dan berintegritas di tengah informasi kompleks.
Bagi Rektor UMT Dr. Desri Arwen, pimpinan Muhammadiyah lulusan strata 1 IAIN Syarif Hidayatullah, angkatan tahun 1991, memberikan pencerahan bagi PC IMM Ciputat serasa kembali ke basis komunitas intelektualnya.***
Penulis / Editor: Zulfadhli Anwar
Kontributor: Aznil Fajri
