Global24jam, Depok|Rektor Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT), Assoc.Prof.Dr. Desri Arwen, M.Pd., menyatakan kesiapan penuh menjalin Letter of Agreement (LoA) dengan Universitas Indonesia (UI) melalui program fast track. Kerja sama ini memfasilitasi lulusan UMT melanjutkan studi pascasarjana di UI dan ITB, dengan mekanisme pengakuan kredit, seleksi khusus, serta dukungan beasiswa parsial untuk percepatan akademik.
“Kami sangat antusias dengan adanya program fast track ini. Ini membuka peluang besar bagi mahasiswa UMT untuk studi lanjut di kampus ternama seperti UI dan ITB. Kami siap memfasilitasi dan mendorong lulusan terbaik kami untuk memanfaatkan kerja sama ini,” ujar Desri Arwen, Rektor UMT periode 2025-2029.
Hal ini dilakukan dalam kegiatan strategis, Orasi Ilmiah Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Haedar Nashir, M.Si., di Kampus UI Depok pada Senin (13/4/2026) dengan menjadi saksi penandatanganan MoU UI-PP Muhammadiyah, yang menjadi dasar LoA lanjutan. Suasana khidmat ini memperkuat kolaborasi perguruan tinggi untuk pengembangan SDM unggul.
Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, M.Sc., IPU., menekankan agar MoU berdampak riil bagi mahasiswa melalui studi lanjut, double degree nasional, dan pelatihan kompetensi. “Kami ingin MoU ini memberikan manfaat nyata, terutama dalam hal studi lanjut, percepatan mahasiswa seperti program double degree nasional, dan beragam pelatihan yang meningkatkan kompetensi lulusan,” ungkap Prof. Heri.
Prof. Haedar Nashir mengapresiasi UI dan mendesak mengimplementasi secara konkret MoU bagi PTMA seluruh Indonesia. “Jangan sampai kerja sama ini hanya di atas kertas. Saya berharap ada implementasi nyata, terutama bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang tersebar di seluruh Indonesia. Kolaborasi ini harus membawa manfaat akademik yang konkret,” tegas Prof. Haedar.
MoU UI-UMT ini diharapkan menjadi model kerjasama strategis, mencetak generasi kompetitif berdaya saing global.***
Penulis/Editor:Zulfadhli Anwar
Reporter/Kontributor: Aznil Fajri
