Kampar, – Kasus dugaan korupsi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Bank Negara Indonesia (BNI) yang melibatkan oknum anggota DPRD Kampar kembali menjadi sorotan. Oknum anggota DPRD Kampar berinisial Is, yang diduga terlibat dalam kasus korupsi dana KUR BNI, dikabarkan telah melarikan diri ke Malaysia.
Kasus ini telah berjalan selama lebih dari 1 tahun, dan is tidak masuk kantor selama 2,5 bulan, namun hingga kini belum ada perkembangan signifikan. Masyarakat Kampar mendesak pihak penegak hukum untuk segera menindaklanjuti kasus ini dan menyeret Is serta pihak-pihak lain yang terlibat ke pengadilan.
“Kami sangat prihatin dengan lambatnya penanganan kasus ini. Oknum anggota DPRD yang seharusnya menjadi wakil rakyat, justru diduga melakukan korupsi yang merugikan negara miliaran rupiah,” ujar indra dari masyarakat Kampar, pada Minggu (26/10/2025).
Menurut informasi yang beredar, Is diduga melarikan diri ke Malaysia untuk menghindari proses hukum. Masyarakat mendesak pihak kepolisian dan instansi terkait untuk segera melakukan pengejaran dan membawa Is kembali ke Indonesia untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kasus dugaan korupsi dana KUR BNI ini telah merugikan negara hingga miliaran rupiah. Dana yang seharusnya digunakan untuk membantu pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) justru diselewengkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.
Pihak kepolisian dan kejaksaan diharapkan dapat bertindak cepat dan transparan dalam menangani kasus ini. Masyarakat Kampar menuntut keadilan dan berharap agar kasus ini dapat segera diselesaikan dengan tuntas.
Redaksi
