SALO — Upaya meningkatkan keselamatan transportasi sekaligus menekan pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Kampar kembali diperkuat melalui kegiatan round check dalam rangka Operasi Zebra Lancang Kuning 2025. Kegiatan gabungan ini melibatkan Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kampar, Satlantas Polres Kampar, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kampar, berpusat di UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Kampar, Kecamatan Salo, Rabu (26/11/2025).
BNK Kampar menurunkan tim yang dipimpin Kasi Pemberdayaan Masyarakat, Khairul Azli, bersama Adi Jondri Putra, Altrizan, Elita Fatma, Indah Febriyenti Johan, Mega Fajriani, dan Iqbal Saputra Rachman. Mereka melakukan pemeriksaan urine terhadap pengemudi angkutan umum dan kendaraan lainnya yang terlibat dalam operasi tersebut.
Pemeriksaan Berlapis: Administrasi, Teknis, Kesehatan, Alkohol, hingga Narkoba
Para pengemudi menjalani beberapa tahapan pengecekan, mulai dari kelengkapan surat kendaraan, uji kelayakan teknis kendaraan, pemeriksaan kesehatan, cek kadar alkohol, hingga tes urine guna memastikan pengemudi benar-benar layak jalan dan bebas dari pengaruh narkoba.
Kasi Pemberdayaan Masyarakat BNK Kampar, Khairul Azli, mengapresiasi soliditas lintas sektor yang terbangun dalam operasi kali ini.
“Kami berterima kasih kepada Satlantas Polres Kampar dan Dishub Kampar yang kembali melibatkan BNK. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menjamin keselamatan transportasi sekaligus mencegah penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan sopir angkutan umum,” ujarnya.
Operasi Zebra Masuki Hari ke-10 Kasatlantas Polres Kampar, AKP Wulan Afdhalia Ramdhani, menjelaskan bahwa round check merupakan strategi terpadu dalam Operasi Zebra Lancang Kuning untuk mengedukasi dan menertibkan pengemudi di jalan raya.
“Operasi Zebra telah berjalan 10 hari dan akan berakhir pada 30 November. Kami mengajak masyarakat untuk lebih tertib berkendara dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas,” tegasnya.
UPT PKB Dishub Kampar Berikan Dukungan Penuh Kepala UPT PKB Dishub Kampar, Muslim Bone, menyatakan bahwa pihaknya siap mendorong kegiatan pengawasan terpadu ini sebagai bagian dari misi peningkatan keselamatan transportasi.
“Pemeriksaan uji berkala, kelengkapan surat, hingga kesehatan sopir adalah langkah penting untuk memastikan pengemudi benar-benar siap dan layak berkendara,” ujar Muslim.
Satu Sopir Positif Narkoba Dari tujuh sopir yang diperiksa BNK Kampar, satu orang dinyatakan positif amfetamin (amfe) dan metamfetamin (meta).
AKP Wulan membenarkan temuan tersebut.
“Saat hasil tes menunjukkan positif, tim langsung melakukan penggeledahan kendaraan dan ditemukan satu kaca yang diduga alat hisap narkoba. Pengemudi langsung diamankan Satres Narkoba Polres Kampar untuk proses lebih lanjut,” jelasnya.
Komitmen Bersama Ciptakan Transportasi Aman dan Bebas Narkoba
Kegiatan ini menjadi bukti keseriusan BNK Kampar, Satlantas Polres Kampar, dan Dishub Kampar dalam memastikan layanan transportasi di Kabupaten Kampar tidak hanya tertib administrasi dan teknis, tetapi juga benar-benar bebas dari narkoba demi keselamatan pengguna jalan.
**(Dani)**
