Bangkinang Kota — Pemerintah Kabupaten Kampar menegaskan keseriusannya dalam mendukung Program Strategis Nasional (PSN) melalui pembangunan Sekolah Rakyat (SR) sebagai pusat pendidikan berbasis kerakyatan. Komitmen ini ditunjukkan dengan peninjauan langsung lahan pembangunan oleh Wakil Bupati Kampar, DR. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si, Kamis (20/11/2025).
Peninjauan lahan tersebut dilakukan atas instruksi Bupati Kampar, H. Ahmad Yuzar, S.Sos., MT, dan turut didampingi Anggota DPRD Kampar Fraksi NasDem, Eko Sutrisno serta Ilyas Sayang.
Wabup Misharti menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat merupakan langkah strategis dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas akses pendidikan yang berbasis pada kebutuhan masyarakat.
“Program Strategis Nasional Sekolah Rakyat menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kampar. Untuk pembangunan sekolah rakyat, kita telah menyiapkan lahan seluas 7 hektare, tidak jauh dari Kantor Bupati Kampar,” ujar Misharti.
“Lokasinya sangat strategis, berada di jantung ibu kota Kabupaten Kampar, sekitar 200 meter dari kantor bupati,” tambahnya.
Sekolah Rakyat, Penggerak Pendidikan dan Pembangunan Daerah
Misharti menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat dirancang menjadi pusat pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan yang relevan, murah, dan dekat dengan realitas sosial masyarakat. Konsep ini diharapkan mampu mendorong pembangunan dari bawah (bottom-up) secara berkelanjutan.
Ia juga memaparkan sejumlah manfaat strategis Sekolah Rakyat bagi Kabupaten Kampar, di antaranya:
Peningkatan kualitas SDM lokal Pengurangan ketimpangan pendidikan
Menumbuhkan kemandirian masyarakat Mendorong partisipasi aktif masyarakat Pelestarian budaya dan kearifan lokal Pembangunan kesadaran sosial Mendorong inovasi dan kreativitas Mengurangi angka kemiskinan
“Semua tujuan ini akan memberikan kontribusi besar bagi kemajuan Kampar, terutama dalam mempersiapkan generasi masa depan yang lebih mandiri dan berdaya saing,” tegas Misharti.
Ajak Semua Pihak BerkolaborasiPada kesempatan tersebut, Wabup Misharti mengajak seluruh elemen masyarakat, stakeholder, serta pemerintah pusat untuk ikut mendukung pelaksanaan pembangunan Sekolah Rakyat yang direncanakan akan dibiayai oleh APBN.
“Semoga dengan partisipasi masyarakat dan dukungan dari semua pihak, keberadaan Sekolah Rakyat akan memberi manfaat besar bagi pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.
(Penulis: Dani)
